24 July 2009
Posted in
Goresan Seorang Perempuan.... -
Profil
Kerajaan bisnis Estee Lauder menguasai hampir separo pasar kosmetik department store di Amerika Serikat. Hadir di 118 negara dengan omzet per tahun sebesar US$ 3.6 milyar (atau 32 trilyun rupiah lebih ), kekayaan keluarga lauder ditaksir bernilai lebih dari US$ 6 milyar (atau 54 trilyun).
Tapi jauh-jauh hari sebelum dibangunnya rumah-rumah super mewah keluarga Lauder yang tersebar di New York, Palm Beach (Florida), Selatan Prancis, atau kantor Estee Lauder Companies nan megah di lantai 40 General Motor Building di Manhattan, yang ada hanyalah sebuah kantor kecil yang dijaga oleh seorang wanita muda penjaja krim kulit yang sering mengubah-ubah warna suaranya saat harus “berganti peran”dari staf administrasi menjadi staf pengiriman atau menjadi staf penjualan.
Dialah Josephine Esther Mentzer. Dunia mengenalnya dengan nama… Estee Lauder
Lahir dari keluarga imigran yang menetap di Queens, New York, Estee memulai usahanya di penghujung tahun 1940-an dengan mengkulak krim kulit bikinan pamannya, seorang apoteker, ke toko-toko kosmetik, klub-klub kebugaran, Spa, dan resort. Untuk ruangan kantor dan gudang barang, dia menyewa loteng dari toko peralatan bangunan milik ayahnya di distrik Corona.
Sedari mula Estee memang sangat fanatik akan mutu. Dia hanya mau memasarkan produk-produk berkualitas nomor satu. Sebagai saleswoman, nama Estee sangat melegenda. Karena keuletan dan kegigihannya berjualan. Saat bisnisnya masih kecilpun, dia sudah terkenal ”paling rajin” menyatroni para pemilik department store di kota New York ( terutama bos-bos Saks Fifth Avenue ) agar memberikan kesempatan bagi produk kosmetik dan parfumnya untuk di pasang di counter mereka.
Setelah bisnisnya semakin besar dan maju, Estee bertambah giat mempopulerkan produk-produknya dengan memanfaatkan kaum selebritis, orang-orang terkenal, dan kalangan papan atas, yang senang mengidentikkan diri mereka dengan produk-produk “ter”-baik (Estee menjuluki mereka “beautiful people”)
Triknya cukup klasik. Dia akan mengundang mereka ke pesta makan malamnya yang elegan dan mewah, lantas memberikan sample produknya untuk di coba sembari mengajak mereka berbincang-bincang dengan santai dan akrab. Topik pembicaraannya enteng-enteng saja, misalkan, resep masakan khas daerah tertentu, koleksi musik klasiknya, atau trend terbaru di dunia fashion.
Kini setelah lebih dari 40 tahun menggeluti dan merajai dunia kosmetik, Estee masih rajin mengunjungi counter-counter Lauder di seluruh dunia untuk mengajarkan trik
“beri mereka sample produk kita dan ajak berbincang-bincang dengan akrab”.
“Mari saya ajarkan padamu cara berjualan…….” Begitu dia selalu membuka percakapan dengan para salesman dan saleswoman- nya.
Setiap kali anda mendengar, membeli, atau mengkomsumsi, produk-produk kosmetik ternama seperti Clinique, Origins, Aramis, Prescriptives, atau parfum Tommy Hilfiger, kini anda tahu bahwa Anda menjadi bagian dari “The beautiful world of Estee Lauder”.
(foto : findagrave.com)| < Prev | Next > |
|---|














