02 February 2010
Posted in
Seputar Surabaya -
Mrono-mrene
Hujan Angin Puting Beliung Rusak Rumah di Tandes
Surabaya- Hujan diikuti angin puting beliung merusak sejumlah rumah di kawasan Tandes, Surabaya Utara, Selasa (02/02) sore. Laporan sejumlah pendengar Suara Surabaya, sebuah gardu pos penjagaan perlintasan KA di Perumahan Pondok Benowo Indah sempat tersapu angin dan terseret sampai 6 meter.
Seperti dilaporkan TAHIR warga Bringin pada Suara Surabaya, sekitar pukul 15.44 WIB tadi, selain pos penjagaan perlintasan rel KA, atap rumah semi permanen di sekitarnya juga nyaris tersapu angin.
Sementara itu Ny CHANDRA warga Kelurahan Banjar Sugihan, Tandes melaporkan akibat angin puting beliung, beberapa genteng rumahnya ikut beterbangan. Dengan nada panik, Ny CHANDRA juga melaporkan listrik di sekitar rumahnya padam,
Hujan diikuti angin cukup kencang tidak hanya melanda kawasan Surabaya Utara, di jalan tol Romokalisari, Gresik hujan dilaporkan juga diikuti angin sangat keras, membuat ranting-ranting berguguran.
Sementara itu, masih di Surabaya Utara, genangan air sedalam 10 cm sudah mulai terjadi, di antaranya di perempatan Dupak-Demak. Di Surabaya Selatan terjadi genangan sedalam 20 cm di depan Vida Jl. Mayjen Sungkono dua arah.
Di tengah Kota Surabaya, hujan angin mengakibatkan sejumlah lampu pengatur lalu lintas padam, diantaranya di Jl. Raya Darmo persimpangan Al Falah. Arus lalu lintas juga padat karena bersamaan dengan jam pulang kantor.
Pantauan di Jembatan Suramadu, menurut PRAPTO petugas Senkom PT Jasa Marga, jembatan penghubung pulau Jawa dengan Madura itu belum ditutup. Sejauh ini di sana terpantau kecepatan angin masih bisa ditoleransi, yakni 30 km perjam.ss
| < Prev | Next > |
|---|















